Bagaimana Mendidik Anak Yang Masih Kecil Di Keluarga

Bagaimana Mendidik Anak Yang Masih Kecil Di Keluarga

0

Memiliki 3 anak dalam pernikahan yang baru dijalani selama 10 tahun tentunya bukan perkara yang mudah, dimana harus membagi kasih sayang diantara ketiga anak, dan bagaimana mendidik anak untuk menjadi pribadi yang lebih baik dibandingkan kita dimasa depan.

Anak adalah permata kehidupan, karena tidak semua pasangan yang sudah menikah Allah berikan kepercayaan untuk mendapatkan keturunan, hal ini harus di syukuri bagi pasangan yang Allah berikan momongan dan anak yang sehat wal afiat, karena anak adalah titipan Allah yang diberikan kepada kita.

Apakah pasangan yang memiliki anak lebih beruntung dibandingkan dengan pasangan yang tidak memiliki keturunan ? tentunya tidak bisa disamaratakan, karena masing-masing hal itu adalah keputusan dari Allah, karena anak juga adalah rezeki yang Allah berikan kepada kita, dan ketiadaan anak bukan sebuah kesengsaraan dalam hidup.

Meskipun kita terkadang menganggap bahwa yang dinamakan rezeki adalah harta yang banyak, rumah yang megah, kendaraan yang gagah, uang tabungan dan deposito yang melimpah, ternyata anak juga adalah rezeki dari Allah, bagaimana seandainya mereka diberikan rumah, kendaraan, harta yang banyak, namun sehari-hari rumahnya sepi dari celotehan anak ?

Mendidik Anak Dengan Kasih Sayang

Anak yang diberikan Allah kepada kita tentunya harus mendapatkan kasih sayang yang utuh dan pendidikan yang baik, agar anak-anak kita memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi masa depan, karena pendidikan anak sejak usia dini adalah yang paling utama didapatkan seorang anak dari ayah dan ibunya.

Apabila ayah dan ibunya memberikan kasih sayang yang sama besar diantara anak-anaknya, maka biasanya bisa dipastikan anak tersebut didalam pergaulannya cenderung baik dan bisa diarahkan, serta disukai juga oleh teman-teman sebayanya, karena mereka bisa menghargai dan menghormati orang lain sebagaimana yang orang tua berikan kepadanya.

Namun apabila seorang anak tidak mendapatkan kasih sayang yang utuh dari kedua orang tuanya, sang anak cenderung akan mencari perhatian dan kasih sayang dari orang lain, dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang menarik perhatian orang lain, diantaranya adalah berbicara keras, bertingkah laku yang membuat sebagian orang jengkel dan lain sebagainya. Hal tersebut dilakukan karena kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya.

Bagaimana mendidik anak kecil ala Asep Lukman

Maka untuk mengantisipasi hal tersebut, harus sejak dini sang anak diberikan kasih sayang yang sama besar dan proporsional dari kita orang tuanya, mengajaknya berbicara, mengajak bermain berdua, mendengarkan anak bercerita dan di tanya apa yang sudah dilakukannya hari ini.

Selain itu juga tidak memberikan hukuman ketika anak salah, dengan hukuman yang keras. Namun diberikan pengertian mana perbuatan yang baik dan mana yang tidak baik, sehingga anak menjadi tahu apabila kedepannya akan melakukan kesalahan serupa dia akan sadar bahwa hal tersebut salah dan tidak boleh dilakukan.

Apakah teori ini mudah untuk di praktekkan, tentunya perlu kebiasaan yang baik dalam menanggapi setiap perbuatan anak dengan kepala dingin dan menganggap bahwa anak perlu di arahkan bukan diberikan hukuman, karena hukuman belum tentu membuat anak sadar malah mungkin akan membuat sang anak dendam kepada kita.

Tentunya juga kita memberikan contoh bagaimana kita berkomunikasi dan berinteraksi dengan pasangan kita, dengan suami atau istri kita dirumah, karena anak adalah manusia yang sangat gampang meniru orang-orang disekitarnya, apabila kita ingin anak kita bertutur kata yang baik, maka hal tersebut harus kita lakukan pertama kali kepada pasangan kita.

Namun apabila kita berkata kasar kepada pasangan kita di depan anak-anak kita, memberikan tekanan dalam suara dengan nada marah, maka anak akan dapat merasakannya, bahwa ada sesuatu yang tidak baik diantara orang tuanya. Untuk mencari aman, sang anak akan menjauh dan meninggalkan kita agar dirinya aman dari terkena kemarahan kita karena kita sedang tidak memiliki hubungan yang baik dengan pasangan kita.

Begitupun perlakukan kita kepada orang tua kita atau mertua kita akan juga direkam oleh sang anak dikemudian hari, bahwa perlakuan tersebutlah yang seharusnya di lakukan oleh seorang anak kepada orang tuanya yaitu kita, maka berbuat baiklah kita kepada orang tua dan mertua kita, karena hal itu akan kembali kepada kita, suatu hari nanti anak-anak kita akan berbuat baik kepada kita dimasa mereka dewasa dan berumah tangga dan kita sudah menua.

Mendidik Anak Dengan Memilihkan Teman Yang Baik

Memilihkan teman untuk anak-anak kita sama pentingnya, karena pengaruh teman sepermainan akan berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak-anak kita, sebab anak kita adalah peniru yang ulung, apa yang dilakukan orang-orang disekitarnya itu akan dianggap sebagai contoh yang harus di ikuti.

Mencari teman dari anak kita, harus dilihat juga siapa orang tua dari teman anak kita, apa yang dilakukan anak-anak tersebut terhadap sesamanya, adalah duplikat dari apa yang dilihat, didengar dan dirasakan dari apa yang dia dapatkan dari orang tuanya.

Kita juga sebagai orang tua harus proporsional dalam memperlakukan anak-anak, tentunya akan beda perlakukan kepada anak sulung, anak kedua dan anak bungsu, sesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat perhatian yang harus kita berikan.

Pendidikan Sebagai Bekal Anak Di Masa Depan

Pendidikan anak juga tidak kalah pentingnya, karena pendidikan yang diberikan saat masa anak-anak baik itu di PAUD atau TK, di sekolah dasar dan di sekolah menengah pertama, atau saat remaja sekolah di sekolah menengah pertama atau sekolah kejuruan dan dimana anak-anak kita akan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dengan kuliah sesuai dengan minat dan bakat, ini yang sangat penting.

Maka pilihlah pendidikan anak yang sesuai bakat dan minat anak, kita sebagai orang tua boleh saja mengarahkan kemana mereka harus memilih, namun pilihan ada ditangan mereka, karena yang akan menjalani masa depan adalah mereka, kita hanya memberikan pandangan tentang pilihan masa depan pendidikannya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: