Asep Lukman Pakar Digital Marketing, Blogging, Pembicara Motivasi dan Entrepreneurship

Pilih Mana Antara Kacamata Dan Gurah Mata

Dilema diantara ingin sehat dan ingin gaya

0

Hari ini saya mendapatkan kacamata baru, karena kacamata yang sebelumnya patah oleh putri kami yang pertama, saat meminta kacamata saja untuk dia simpan, namun karena terlalu kencang mengambilnya sehingga batang sebelah kiri menjadi patah.

Dan malam itu, istri saya membelikan lem dengan daya rekat yang bagus dan juga lakban hitam, agar dapat di tempelkan kembali dan bisa dipakai dengan nyaman tanpa ketahuan kalau batangnya itu patah, karena di lapisi oleh lakban hitam.

Memang sebelumnya teman dari istri saya datang kesekolah dan membuka pemeriksaan gratis mata untuk para guru, dan istri menelpon saya di kantor untuk diperiksa mata saya saat ini, karena sudah ada 2 tahun sejak ganti kacamata belum di periksa lagi.

Saat itu batang kacamata saja belum patah dan masih nyaman di gunakan, namun karena sudah patah batangnya akhirnya kemarin sore ketemuan dan memberikan beberapa list contoh frame kacamata yang nyaman di gunakan dan sesuai dengan apa yang saya inginkan.

Sekarang kacamata saya sudah menggunakan kacamata baru dari awalnya min 1.75 pada saat tahun 1994 saat ini tahun 2022, ukuran minus kacamata saya sudah 3.25. dan karena umur sudah memasuki kepala empat, meskipun rasanya masih ABG sampai saat ini, saya ada plus juga, namun tidak begitu mengganggu dalam aktifitas membaca saya setiap hari.

Sebelum menyelesaikan perjanjian pembayaran dengan suami dari teman istri saya, sayapun mencoba berbincang-bincang tentang kondisi mata minus, karena yang saya tahu, beliau ini mengikuti pendidikan kesehatan mata, jadi bukan tukang kacamata biasa.

Sayapun bertanya tentang gurah mata yang saat ini sudah mulai ada di kabupaten Cianjur, karena didalam iklannya disebutkan bahwa dengan gurah mata akan dapat menyembuhkan mata minus dan mata plus, karena dapat mengeluarkan kotoran dari mata.

Pilih Mana Antara Kacamata dan Gurah Mata

Jujur saya tertarik dengan iklan tersebut, karena iklan tersebut sangat memberikan harapan dari permasalah yang sedang di alami oleh banyak orang, karena mau tidak mau saat ini banyak orang yang sudah merasakan pandangan matanya tidak lebih baik dari sebelumnya.

Apakah karena pengaruh menggunakan gadget setiap hari, atau bagi para pekerja kantoran karena setiap hari harus bekerja di depan computer, sehingga mata akan terpapar oleh sinar UV dari cahaya monitor computer kita.

Begitupun dengan orang yang setiap hari menggunakan kendaraan roda dua ketika melaksanakan aktifitasnya, sudah barang tentu setiap hari matanya akan terpapar oleh debu-debu jalanan dan pada akhirnya akan mempengaruhi performa mata mereka.

Namun jawaban yang saya dapatkan sungguh membuat saya berpikir ulang untuk dapat menggunakan jasa layanan gurah mata, karena ternyata tidak semua mata minus dan plus bisa disembuhkan dengan gurah mata tersebut, selain mata adalah pancaindra yang sangat sensitive, juga sangat rentan dengan kerusakan.

Antara percaya dan tidak percaya karena tentunya, kalau teman saya ini mengatakan bahwa gurah mata baik untuk kesembuhan mata minus, tentunya bisnis kacamatanya akan bangkrut karena orang sudah tidak akan lagi menggunakan kacamata dari dia.

Meskipun diakui ataupun tidak saat ini penggunaan kacamata bukan saja sebagai sarana kesehatan namun juga sebagai mode atau lifestyle seseorang, karena dengan menggunakan kacamata yang pas dengan bentuk wajah dan framenya yang sesuai akan membuat seseorang lebih menarik di pandang mata.

Kembali kepada gurah mata tadi, menurut teman saya ini, bahwa mata minus itu bukan penyakit, melainkan kelainan, jadi untuk menormalkannya kembali, diperlukan alat bantu ataupun operasi agar matanya kembali normal seperti sediakala, yaitu jelas melihat objek yang jauh dengan tanpa alat bantu.

Alat bantunya itu adalah, kacamata, kontak lensa, atau dengan operasi, untuk operasi mata ini di Indonesia baru ada satu yaitu di rumah sakit Cicendo yang terkenal sebagai tempat penyembuhan mata, yang berada di Bandung Jawa Barat.

Beliau mengatakan bahwa mata minus dengan di operasi di Rumah Sakit Cicendo Bandung biasa sembuh seperti sediakala, dengan biaya kurang lebih 20.000.000 untuk dua mata, dengan ukuran minus dari 3.5 kebawah, meskipun si pasien udah berumur 40 tahun, dan hasilnya permanen.

Meskipun tentunya bagi yang sudah usia 40 tahun akan ada penurunan daya lihat untuk melihat objek yang dekat yang dinamakan dengan mata plus. Tapi tentunya ini adalah sebuah harapan baru bagi kita sebagai pengguna kacamata dan sudah bosan dengan kebiasaan menggunakan kacamata dan gonta-ganti frame kacamata.

Saran dari temen saya tersebut, bagi saya yang setiap hari pasti berada di depan computer adalah dengan membeli obat tetes mata khusus, yang dinamakan dengan cendo eye fresh, kira-kira harganya 35.000 dan dapat di pergunakan berkali-kali, cendo eye fresh ini berguna sekali untuk meredakan mata lelah atau mata kering karena berhadapan dengan layar monitor computer.

Untuk air boorwater tidak disarankan karena selain terlalu keras, sampai saat ini boorwater tersebut bukan untuk digunakan setiap saat, penggunaan boorwater harusnya berdasarkan saran dan petunjuk dari dokter, agar kita bisa mendapatkan manfaat dari boorwater tersebut bukan malah merugikan kita sebagai penggunanya.

Untuk sebagaian orang yang pernah melakukan gurah mata mungkin juga punya pandangan lain tentang gurah mata ini, apakah itu merasakan bahwa mata minusnya menjadi berkurang, ataupun hal-hal positif lainnya setelah melakukan gurah mata.

Hal tersebut boleh dan sah-sah saja, karena ini hanya pendapat saja, bukan berarti menjustifikasi bahwa yang namanya gurah mata itu tidak efektif dan merugikan bagi penggunanya.

Nah apabila diantara para pembaca ada yang pernah melakukan gurah mata dan terbukti efektif, silahkan untuk bisa menuliskannya di kolom komentar, agar dapat melengkapi informasi yang saya tuliskan sekarang ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.